Rumah Yang Selalu berantakan oleh anak, itu pertanda ayah dan ibu mereka baik dan istimewa



Rumah yang selalu berantakan oleh anak, itu pertanda ayah dan ibu mereka baik dan kistimewa. Tidak perlu heran , memang inilah perkataan para ahli pendidikaan anak. Jika Anda punya anak- anak, tapi rumah anda selalu rapi, tertata, bersih, dan segala sesuatunya ditempatnya maka itu pertanda bahwa anda adalah ayah dan ibu yang kurang baik dan otoriter.
Sebab, rumah yang selalu rapi padahal ada anak- anak, itu berarti ada tindakan melarang , memaksa dan tangan besi yang diterapkan kepada anak- anak.  Rumah yang selalu rapi itu menunjukkan masa kank- kanak yang dirampas, daya khayal yang terpenjara dan jiwa yang terinjak- injak.



Lalu memangnya kenapa kalau rumah menjadi kotor, pensil- pensil pewarna berceceran dan kertas- kertas berserakan ? Daripada kita melarang sama sekali, bukankah kita bisa membuat janji dengan mereka agar setelah bermain mereka membersihkan dan menata kembali ruangannya ??
Kertas - kertas berceceran dan tersobek adalah pertanda hidup masa kanak- kanak mereka, itu pertanda bahwa anda adalah ayah atau ibu yang baik dan hebat, Anda mau mebiarkan mereka tumbuh besar dengan selamat dan damai. Rumah yang tidak ada anak- anaknya adalah kuburan yang berbentuk rumah. Ajarilah mereka tentang aturan dan didiklah mereka untuk tertib dengan aturan itu.




Note : setelah anak bermain- main bisa dilatih dengan mengajak membereskan bersama atau orangtua yang membereskan boleh juga ART yang membereskan is fine gapapa, setiap orang tua punya style sedniri dalam mendidik anak salah satunya dalam merapikan mainan. Anak- anak main dengan puas setelah itu dibereskan juga ga masalah, luwes saja anak nyman orangtupun juga nyaman. Bukan berati rumah ga berantakan orangtuanya kaya monster ya hehehe... yang dititik beratkan adalah melarang anaknya berkreasi dengan segala brainstorming anak. lalu dihardik oleh orangtuanya karena takut rumah menjadi berantakan ataupun kotor.


Sumber :
http://www.instagram/parentingstagram

Komentar